Keinginan bersepeda ini sudah lama "meng"anggur" dalam benak saya. Semenjak sepeda MTB bermerek "federal" pemberian bapak, saya gunakan hingga ke kampus waktu masa kuliah dulu, telah kuhibahkan ke radio EBS -tempat tinggal tuk mengisi hari-hariku di kampus dulu- saya tidak pernah lagi aktif bersepeda yang sudah menjadi hobi sejak kecil.
Keinginan ini tercapai ketika, saya mempunyai kesempatan ke ambon untuk urusan dinas, juga tempat saudara saya berdomisili. Suatu saat saya berkunjung ke tempat kakak saya untuk bersilaturahmi. dipenghujung pembicaraan, saya sempat menyinggung tentang sepeda tua yang pernah dia belinya di masyarakat sekitar. Rupanya, sepeda itu masih tersimpan bersih digudang. tak terpakai.
Olehnya, saya sampaikan bagaimana jika sepeda tersebut dibawa saja ke Makassar. Singkat cerita, Alhamdulillah, kesepakatan itupun terjadi. Akhirnya saya membawa sepeda bermerk Fongers itu ke Makassar via pesawat. Walaupun sepeda tua, namun masih ada beberapa sparepart yang masih original. Sekedar informasi, kakak saya juga penggemar sepeda dan motor antik, namun dia hanya sekedar penikmat saja. Seperti pun saya, melihat orang-orang menggunakan onthel di jogjakarta, tempat kerja dulu, masih menjadi kenangan unik dan membangkitkan keinginan untuk mengendarainya.
Walaupun dengan bersepeda, setidaknya saya bisa berpartisipasi mengurangi tingkat emisi di langit biru Indonesia. sepertinya ide bersepeda kayaknya menjadi salah satu faktor melawan global warming itu. Bagaimanapun kondisinya, Dunia kita harus tetap terjaga. ;)
No comments:
Post a Comment