June 15, 2007

Kabar sayang..

Seandainya supir angkot itu menghentikan mobilnya dan menghampiri saya, mungkin siang itu saya sudah masuk TV acara kriminal dengan topik "pria berkacamata ndut memukul sopir angkot" hehehehe... hanya karena senggolan ringan, saya sempat memaki si sopir tepat di sisi kanan mobil angkot itu. Entah ada apa pagi ini hingga menjelang sore tadi, seakan dengan seenaknya perasaan jengkel dan marah beradu trus dalam benak .. tapi setidaknya, kerjaan laporan saya akhirnya rampung juga sore tadi sesuai instruksi bos.

Sorenya, saya terima telepon dari kakak, yang menginformasikan bahwa nama saya tidak tercantum dalam daftar lulus seleksi staf di perusahaan telekomunikasi nomor 1 itu. Meskipun tes psikologinya hanya satu hari, saya bela-belain untuk pulang pergi Jogja-makassar-jogja dalam sehari dengan harga tiket pesawt yang melonjak sangat jauh supaya dapat berhasil masuk dalam perusahaan itu.

Ooohh.. akhirnya impian dari dulu itu belum bisa kesampaian juga. Aku berdoa aja semoga masih ada kesempatan selanjutnya untuk mencoba. Tapi, kenapa yah rasa jengkel dan marah itu yang menjadi warna awal dari peristiwa hari ini hingga muncul informasi itu?

Jika jengkel dan marah itu sikap yang tidak baik, apakah itu menandakan hasil tes saya jelek juga? ataukah mungkin sebaliknya?

Aku cuma bisa menerka-nerka sekedar mengaitkan peristiwa yang sama sekali tidak ada hubungannya... yaah.. semoga saya bisa mendapatkan yang lebih baik lagi esok hari...

No comments:

TakingITGlobal - Inspire. Inform. Involve.